Selasa, 07 Oktober 2014

Contoh



Contoh laporan Perjalanan
 

LAPORAN PERJALANAN KE OBJEK WISATA
SUNGAI SETAIL






Oleh           :
          Nama         : Tiffany Ovilia D.L
          Kelas          : 8 I
          No. Absen  : 25

Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Genteng
2014





Laporan Perjalanan Berdasarkan Urutan Topik

A.         Pendahuluan
1. Latar Belakang
2. Tujuan
3. Ruang Lingkup
B.         Isi
1. Masa Persiapan
2. Perjalanan Keberangkatan
3. Kunjungan ke Objek
C.         Penutup
1. Penutup
2. Perjalanan Pulang
3. Kesan


A.  Pendahuluan

§      Latar Belakang
Sungai Setail adalah sungai yang berada di Banyuwangi, tepatnya di kecamatan Genteng. Sungai Setail memiliki banyak manfaat bagi warga sekitar, diantaranya adalah untuk mencuci kendaraan, mencuci baju, mencari batu dan pasir, serta ikan yang ada disana. Namun sayangnya, karena batu dan pasir di sungai tersebut terlalu sering diambil, jadi sangat rawan erosi  kerena meluasnya aliran sungai yang akan menimbulkan longsor.
Sungai adalah sumber daya alam yang perlu dilestarikan. Karena air sangatlah berguna bagi kehidupan makhluk hidup, kita harus menjaganya agar generasi penerus kita dapat menikmatinya. Kondisi sungai pada masa sekarang telah mencapai taraf menghawatirkan. Perbandingan sungai pada masa sekarang sudah sangat berbanding jauh dengan sungai pada masa dulu. Banyak sekali bencana yang di sebabkan oleh kesalahan manusia yang disengaja ataupun tidak disengaja. Terkadang kita tidak peduli akan dampak yang terjadi ketika kita membuang sampah di sungai. Dan saat banjir datang, kita hanya bisa menyalahkan pemerintah, bahkan Tuhan. Padahal itu semua terjadi karena sampah-sampah itu menumpuk di aliran sungai yang mengakibatkan tersumbatnya aliran sungai.
Oleh sebab itu peranan pelestarian sumber daya alam khusunya sungai harus kita lakukan. Manusia memiliki peranan penting untuk menjaga dan melestarikan sungai. Karena kalau bukan kita, siapa lagi yang akan merawat alam?

§      Tujuan
Saya dan teman-teman mengikuti kunjungan objektif ke Sungai Setail karena ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang peranan penting sungai terhadap manusia. Dan memahami bagaimana caranya menjalani hidup dengan menambang pasir dan batu.

§ Ruang Lingkup
Sungai adalah Sumber Daya Alam (SDA) yang tidak hanya untuk kebutuhan pangan, tetapi sungai juga dapat di gunakan untuk kebutuhan mencuci. Batu dan pasir juga ada manfaatnya.

B.   Isi
§  Masa Persiapan
Sebelum berangkat saya menyiapkan buku, serta bolpoin untuk mencatat informasi yang akan saya peroleh disana.

§  Perjalanan Keberangkatan
Pada hari Sabtu, 26 April 2014 pukul 08.30 WIB saya dan teman-teman yang mengikuti kunjungan objek wisata ke Sungai Setail berkumpul di depan ruang guru. Kami diberi pengarahan dan selembar kertas oleh para pembimbing yang isinya tentang tugas siswa dan susunan laporan agar lebih mudah di pahami saat membuat laporan ini. Para pembimbing tersebut adalah Bu Sri, Bu Chusnul, dan Pak Agus. Setelah kami mendapat pengarahan kami berangkat ke tempat tujuan dengan menggunakan mobil sekolah. Tidak perlu waktu yang lama untuk sampai disana, karena letak sungai tersebut tidak jauh dengan sekolah.
Sesampainya di tempat tujuan, kami pun bertemu dengan para penambang batu dan pasir. Kemudian, saya mewawancarai beberapa penambang di sana. Menurut salah satu penambang, pasir yang diperoleh banyaknya kurang lebih 200 kg/hari. Dan hasil pendapatan setelah di jual para penambang mendapatkan uang 50.000/hari. Alat yang digunakan untuk menambang adalah ban dalam traktor yang tengahnya ditutupi dengan bambu dan kemudian di lapisi karung atau terpal.
Setelah itu, saya bertemu para penambang batu yang sedang memecahkan batu dengan palu. Saya dan teman-teman antusias untuk mencoba memecahkan batu dan saya pun mecobanya. Kelihatannya mudah ternyata sangatlah susah. Agar bisa memecahkan batu dengan benar, kuncinya adalah memukulnya jangan terlalu keras dan jangan pula terlalu pelan tetapi cukup sedang saja.
Sebenarnya menambang pasir dan batu dapat menimbulkan Erosi  kerena meluasnya aliran sungai yang akan menibulkan longsor. Namun, kurangnya lapangan kerja memaksa mereka menambang untuk kelangsungan hidup. Dan bisa saja nyawa mereka terancam akibat air sungai yang sangat deras dapat menghanyutkan tubuh mereka.

C.   Penutup
§  Perjalanan Pulang
Setelah saya dan teman-teman sudah merasa cukup mendapatkan informasi, kami pun pulang pada pukul 10.00 dengan menggunakan mobil sekolah yang dikendarai oleh Pak Agus.

§  Kesan
Kunjungan objek wisata ke Sungai Setail sangat menyenangkan. Karena saya mendapat pengalaman baru disana. Saya bisa mengerti bagaimana sulitnya untuk mendapatkan uang, dan mengetahui sulitnya menjalani hidup dengan cara menjadi penambang batu dan pasir sungai.

 Original Post ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar